HOPE-REPORTv1-004Laporan Survei Komprehensif Sekolah HOPE Foundation MI YAPPI Tegalweru, Gunungkidul
Ringkasan Eksekutif Survei ini mengevaluasi kondisi fisik serta kesiapan digital MI YAPPI Tegalweru. Sekolah ini menjadi kandidat utama untuk program Inisiatif Pendidikan Digital Yayasan HOPE. Namun, hasil penilaian lapangan menemukan kerusakan infrastruktur yang cukup signifikan. Kondisi tersebut secara langsung memengaruhi keselamatan siswa, kenyamanan belajar, dan kesiapan sekolah dalam menerapkan pendidikan berbasis TIK. Oleh karena itu, rehabilitasi bangunan sangat diperlukan sebelum implementasi teknologi jangka panjang dapat dilakukan. Temuan Utama Rekomendasi Prioritas Kompleks Sekolah Secara Keseluruhan Kompleks Sekolah Secara Keseluruhan• Observasi: Kompleks sekolah secara keseluruhan masih beroperasi, tetapi menunjukkan tanda-tanda penuaan yang terlihat pada bangunan dan fasilitas luar ruangan.• Prioritas: Tinggi• Dampak pada Pendidikan: Lingkungan belajar yang memburuk mengurangi kenyamanan siswa dan daya tarik institusi.• Rekomendasi: Merehabilitasi bangunan utama sekolah, mengecat ulang dinding eksterior, memperbaiki lanskap, dan mempersiapkan kampus untuk kegiatan pembelajaran digital di masa mendatang. Koridor Kelas Koridor Kelas• Pengamatan: Dinding koridor, langit-langit, dan kolom penyangga menunjukkan tanda-tanda pelapukan dan perawatan yang tidak memadai.• Prioritas: Sedang• Dampak pada Pendidikan: Siswa dan guru menggunakan koridor ini setiap hari, sehingga memengaruhi aksesibilitas dan keselamatan.• Rekomendasi: Perbaiki lapisan dinding, cat ulang permukaan, dan tingkatkan pencahayaan serta drainase koridor. Struktur Atap • Pengamatan: Rangka atap kayu menunjukkan tanda-tanda penuaan, paparan kelembapan, dan kerusakan.• Prioritas: Kritis• Dampak pada Pendidikan: Potensi kerusakan atap mengancam keselamatan siswa dan keberlangsungan kegiatan belajar mengajar di kelas.• Rekomendasi: Lakukan inspeksi struktural segera dan ganti kayu serta komponen atap yang rusak. Jalan Setapak yang Rusak Jalan Setapak yang Rusak• Pengamatan: Lantai beton retak dan tidak rata di sepanjang koridor.• Prioritas: Sedang• Dampak pada Pendidikan: Meningkatkan risiko terpeleset dan jatuh sekaligus mengurangi aksesibilitas.• Rekomendasi: Ganti lantai beton yang rusak dan tingkatkan aksesibilitas. Identitas Sekolah Identitas Sekolah• Pengamatan: Papan nama di pintu masuk sekolah menegaskan identitas institusi dan status akreditasinya.• Prioritas: Rendah• Dampak pada Pendidikan: Identitas institusional yang kuat mendukung kepercayaan masyarakat.• Rekomendasi: Pertahankan dan perbarui papan petunjuk sebagai bagian dari upaya mempercantik kampus. Retak pada Dinding Struktural Retak pada Dinding Struktural• Pengamatan: Retakan besar terlihat di persimpangan dinding struktural.• Prioritas: Kritis• Dampak pada Pendidikan: Kerusakan struktural dapat membahayakan penghuni selama gempa bumi atau kerusakan yang berkelanjutan.• Rekomendasi: Tugaskan seorang insinyur struktur dan perbaiki atau rekonstruksi bagian yang terkena dampak segera. Atap Gedung Pertemuan Atap Gedung Pertemuan• Pengamatan: Elemen atap bentang lebar memerlukan perawatan dan inspeksi detail.• Prioritas: Tinggi• Dampak pada Pendidikan: Aula tersebut tidak cocok untuk kegiatan pendidikan intensif tanpa rehabilitasi.• Rekomendasi: Perkuat struktur atap dan modernisasi aula sebagai ruang pembelajaran digital multifungsi. Kelas Kelas• Pengamatan: Ruang kelas masih berfungsi untuk kegiatan pengajaran sehari-hari; namun, lingkungan belajar menunjukkan kerusakan yang signifikan. Lapisan langit-langit sebagian hilang, rangka atap terlihat, lapisan dinding interior sudah usang, pencahayaan minim, perabotan sudah tua, dan ruangan tersebut kekurangan infrastruktur TIK seperti komputer, peralatan proyeksi, jaringan, dan stopkontak listrik yang memadai.• Prioritas: TINGGI• Dampak pada Pendidikan:– Siswa belajar di lingkungan yang kurang aman dan kurang nyaman.– Kebocoran air dan kerusakan atap dapat mengganggu pembelajaran selama musim hujan. – Kondisi ruang kelas yang buruk mengurangi motivasi dan kehadiran siswa.– Ruang kelas saat ini tidak dapat mendukung pembelajaran digital, pelatihan pengembangan web, pendidikan aksesibilitas, atau pengajaran berbasis TIK.– Guru terbatas pada metode pengajaran konvensional karena tidak ada infrastruktur digital yang mendukung.Rekomendasi:1. Mengganti komponen atap yang rusak dan memasang sistem langit-langit baru.2. Mengecat ulang dinding dan meningkatkan pencahayaan alami serta ventilasi.3. Memperbaiki instalasi listrik dan menyediakan stopkontak yang memadai.4. Memperbarui furnitur dengan meja siswa ergonomis dan meja kerja guru.5. Mengubah ruang kelas ini menjadi Ruang Kelas Pembelajaran Digital yang dilengkapi dengan komputer, proyektor, konektivitas internet, Wi-Fi, printer, stasiun pengisian daya, dan fasilitas pembelajaran yang mudah diakses.6. Memberikan modul pelatihan HOPE Foundation yang mencakup Pengembangan Web, Aksesibilitas Web (WCAG), Literasi Digital, Optimasi Media Sosial, Keamanan Siber, dan dasar-dasar Kecerdasan Buatan. Dampak pada Pendidikan Langkah Rekomendasi Kelas Digital Rekomendasi Keseluruhan


